Friday, August 2, 2013

definisi zRAM dan RAM

zRAM
Sebagai oprekers Android tentu kita sering mendengar istilah zRam, namun banyak dari kita hanya mengetahui secara garis besar fungsi dari zRam tersebut dan tidak mencari lebih dalam apa dan bagaimana zRam bisa ada sebagai fitur tambahan didalam kernel Android kita. Kali ini para anak-anak Android Karawang berusaha membahas sedikit mengenai zRam dan silsilahnya.
zRam adalah sebuah modul dari kernel Linux dengan nama lain Virtual Swap Compressed in RAM, jangan sampai tertukar dengan Z-RAM secara hardware yg dikembangkan oleh Innovative Silicon untuk microprocessors masa depan. zRam yang sebelumnya biasa disebut “compcache” dan dimaksudkan untuk meningkatkan performa dengan menghindari “paging” (salah satu skema management memory dimana sebuah CPU bisa menyimpan dan menerima data dari media penyimpanan kedua untuk digunakan pada memory utama). Paging merupakan bagian penting dari implementasi virtual memory pada kebanyakan penggunaan system operasi secara kontemporer,  cara ini memberikan ijin kepada system operasi untuk menggunakan media penyimpanan ketika data yang diproses besarnya tidak cukup jika digunakan pada RAM fisik.

zRam pada awalnya dikembangkan oleh Sergey “Shnatsel” Davidoff seorang pengembang Elementary OS dari Rusia, beliau sampai saat ini tinggal diMoscow. Sedikit wawancara mengenai penggagas zRam ini bisa diliat dari wawancaranya dengan Aaron Hampshire melalui web http://www.elementaryupdate.com/2013/04/meet-sergey-snatsel-davidoff.html , jika kita google nama beliau pasti akan banyak sekali artikelnya dan karya-karya lain selain dari zRam ini.
Ide zRam ini muncul Sergey “Shnatsel” Davidoff  berusaha mengoptimalkan performa dari  Elementary OS, Sergey secara tidak sengaja ikut dalam project yang disebut “compache” yang mengalokasikan block devices pada RAM sehingga berfungsi layaknya swap disk, tetapi terkompres dan tersimpan didalam memory bukan didalam media penyimpanan /disk (lebih lambat), menghasilkan daya I/O yang sangat cepat dan meningkatkan ketersediaan memory sebelum system itu sendiri memulai swap disk / media tukar, sekarang ini zRam sudah terintegrasi didalam kernel Linux.

I decided to give it a try, and the result on my desktop with a quad-core CPU and 2Gb of RAM was fantastic: instead of freezing after running out of RAM, the system worked like nothing happened. I didn't notice any difference at all. It looked just like adding more RAM! Surprisingly, I got almost the same results on a 6-year-old laptop with Pentium M and 1Gb of RAM! So, I've improved the script to automatically adapt to the amount of memory in the system and automatically scale across several CPUs or CPU cores, packaged it in .deb and uploaded to PPA. 

- Sergey Davidoff

Ketika zRam sendiri tidak menggunakan “paging” dan menggunakan “block device” pada RAM dimana biasanya ‘paging’ mengambil alih sampai saat alokasi swap pada hard disk diperlukan. Kecepatan RAM tentunya jauh melebihi kecepatan disk, maka dari itu zRam memperbolehkan Linux untuk lebih menggunakan RAM saat swapping/paging dibutuhkan, terlebih pada computer-komputer dengan spesifikasi lama (read : sedikit RAM).
Walaupun biaya pembuatan RAM saat ini sudah semakin murah, fitur ini masih tetap dibutuhkan karena memberikan kemudahan untuk PC/Netbook dan yang terkini adalah perangkat Smartphones Android low budget (read : dengan spesifikasi rendah), perangkat tambahan seperti mp3 player, jam digital, dan pengontrol lampu lalu-lintas, dan juga perangkat virtual/simulasi seperti Linux yang berjalan pada system Operasi Windows, Emulator dll. Khususnya pada perangkat yang menggunakan flash memories yang memiliki keterbatasan daya pakai, bergantung pada daya-tulis dan akan cepat habis jika digunakan sebagai perangkat swap.
Google sendiri akan mengaktifkan zRam ini secara bawaan untuk Chrome OS-nya.
Sumber :


RAM
RAM ( Random Access Memory) atau biasa kita sebut Memory adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan data yang bersifat sementara. Isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Bersifat Sementara (Volatile) dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut. RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main memory), memori primer (primary memory), memori internal (internal memory), penyimpanan utama (primary storage), memory stick, atau RAM stick. Bahkan terkadang orang hanya menyebutnya sebagai memori meskipun ada jenis memori lain yang terpasang di komputer. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan sekarang ini berkapasitas  1 GB, 2 GB, dan 4 GB. Semakin tinggi kapasitas RAM / Memory pada suatu komputer maka prosesnya akan semakin cepat.

               RAM
 ( Random Access Memory) Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic. Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM. Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan ROM (read-only-memory), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.

Perbedaan jenis RAM sekarang ini

1.             DDR (Double Data Rate) RAM ini adalah generasi 1 yang memiliki frekuensi transfer antara 200 MHz sampai 400 MHz, DDR RAM ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya DDR-200 yang memiliki memory clock 100 MHz, DDR-266 yang memiliki memory clock 133 MHz, DDR-333 dengan memory clock 166 MHz, serta DDR-400 dengan memory clock 200 MHz, dengan voltase 2,5/2,6 V.
2.             DDR2 RAM yang memiliki nama standar DDR2-400, DDR2-533, DDR2-677, DDR2-800, dan DDR2-1066, dengan frekuensi transfer antara 400 MHz sampai 1966 MHz. yang memerlukan voltase 1,8 V.
3.             DDR3, Perbedaan DDR3 dengan DDR2 terletak pada frekuensi transfernya yang lebih tinggi yang mencapai 2133 MHz, sedang DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz, dilihat dari segi memory clocknya tidak jauh berbeda dengan DDR2 yaitu dari 100 MHz sampai 266 MHz, dengan voltase yang hanya 1,5 V.

            Pada Masing-masing jenis RAM di atas merupakan pengembangan dari generasi yang sebelumnya, sehingga pada versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi serta memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR (DDR1). begitu juga DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, latensi yang lebih unggul, performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil.

            Perlu di ingat, pada masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling cocok dan didesain dengan slot yang berbeda. jika anda pengguna komputer / PC mapun laptop jika sedang ingin mengupgrade Memory RAM anda ke yang lebih bagus ada baiknya anda memerhatikan masing-masing slot yang terdapat pada motherboard yg ada sehingga colokan RAM bisa cocok dan bekerja dengan baik. lihat gambar diatas, pada gambar terlihat jelas bahwa slot atau bagian yang terpotong itu berbeda, dan itu pula yang membedakan setiap jenis RAM.

1 comment:

  1. Makasih.., Translate nya lumayan, tpi masih bingung..

    ReplyDelete